SEPI

Pit,

Salah satu tantangan yang gw hadapin selama perantauan ini adalah rasa sepi. Karena selalu dikelilingi orang-orang berbahasa asing bikin gw rindu berbahasa Indonesia.

Rasa sepi itu biasanya gw usir dengan menelpon orang rumah atau ngeladenin chat orang-orang yang gw kenal di Indonesia. Maksudnya supaya lebih leluasa berekspresi dengan bahasa sendiri.

Bukan cuma itu sih alasannya. Gw juga kadang lebih milih ngobrol sama teman-teman di Indonesia karena gw tahu latar belakang mereka jadi gw bisa ngobrol sesuai harapan. Maksud gw tuh, terkadang gw males ngobrol sama orang yang baru dikenal karena harus dimulai dengan perkenalan yang kemudian dilanjutkan dengan menerka-nerka bahasan apa yang kiranya klop buat dibicarakan. Capek.

Tetapi sayangnya, harapan gw suka kandas. Kadang kalau ngobrol dengan teman-teman di Indonesia sering dipotong dengan kata-kata “sudah-sudah jangan berantem” hanya karena ada beberapa orang yang berbeda pendapat.

Gw suka banget kalau ada orang yang saling berbeda pandangan dan mereka utarakan pendapatnya sampai tuntas. Enggak enak banget rasanya saat pembahasan belum selesai tapi disuruh berhenti di tengah jalan. Kalau sudah begitu makin kesepian lah gw.

Kadang gw mau denger pembicaraan yang lebih luas enggak sekadar urusan pacar, jodoh, popok, kerjaan, dan daftar online PNS.

Entahlah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s