Jual Beli Kendaraan di Australia

Dalam tulisan sebelumnya saya sudah cerita tentang mobil kesayangan Australia, Dash. Gara-gara cerita itu, banyak yang penasaran mengenai cara memiliki kendaraan di negara bukan tanah kelahiran. Dikarenakan saya hanya punya kendaaran saat di Australia, maka yang akan saya ceritakan hanya berdasarkan pengalaman selama saya di sana.

Jual beli kendaraan di Australia cukup mudah. Saya sebagai orang asing, tidak menemukan kendala berarti saat membeli, mengubah nama pemilik, memperpanjang pajak, sampai menjualnya kembali.

Dash saya beli di negara bagian New South Wales (NSW) dari seorang teman pada November 2014. Bila dibandingkan dengan surat identitas kendaraan di Indonesia (BPKB), di Australia sungguh ringkas, hanya selembar kertas. Di dalamnya terdapat jenis kendaraan, tahun buat, nomor plat, nomor mesin, hingga batas akhir pajak (Registration/ Rego). Surat tersebut terbagi dua, bagian atas merupakan lembaran yang akan jadi milik penjual, sedangkan bagian bawah milik pembeli yang nantinya digunakan sebagai persyaratan proses pembalikan nama.

Sebelum tanda tangan ini itu dan memutuskan untuk membeli, disarankan untuk meminta “pink slip” dari pihak penjual. Pink slip bisa diartikan sebagai surat bukti layak jalan sebuah kendaraan, tiap negara bagian memiliki istilah masing-masing untuk surat tersebut. Surat tersebut bisa didapatkan di bengkel-bengkel terdaftar dinas perhubungan NSW. Biasanya, sih, bengkel bakal tulis besar-besar di depan tempat usahanya kalau mereka bisa menyediakan pink slip. Untuk biaya hanya AUD 32. Kalau kendaraan dianggap masih layak pakai, maka pink slip tersebut akan dikeluarkan.

Surat itulah yang menjadi bahan pertimbangan untuk jadi tidaknya kita membeli mobil, karena saat mobil dinyatakan tidak layak jalan, si mekanik akan memberikan alasan, misal kita harus mengganti beberapa unit kendaraan atau tidak. Kita pun bisa menghitung-hitung besaran biaya tambahan untuk memperbaiki kendaraan.

Berdasarkan hukum NSW, pembeli diharapkan menunjukan pink slip yang masih berlaku saat akan menjual kendaraan. Saran saya, meskipun kendaraan sudah memiliki pink slip masih lebih baik jika kalian pergi ke mekanik lain untuk mendapatkan opini tambahan.

Anggaplah kalian sudah tertarik dengan satu kendaraan dan hendak membelinya, teliti kembali apakah si penjual yang namanya tertera di surat tersebut. Untuk kasus saya, nama yang tercantum bukanlah nama teman, karena dia tidak sempat mengubah nama pemilik kendaraan tersebut.

TRIK 1: Jika kalian mengalami hal serupa dengan saya, jangan khawatir, bukan masalah besar. Selain membawa lembaran BPKB milik pembeli, saya juga membawa surat tertulis yang dibuat teman saya dan menyatakan bahwa dia (lengkap dengan identitas) menjual kendaraannya seharga AUD xxx kepada saya (lengkap dengan idenidentitas). Awalnya saya ragu hal tersebut akan berhasil atau tidak, ternyata urusan saya lancar saja.

TRIK 2: Jangan tulis nilai jual beli sebenarnya. Selain harus membayar AUD 32 untuk proses penggantian nama, kalian juga harus membayar pajak 3% dari total pembelian kendaraan. Nah, saat itu saya hanya membayar AUD 3 karena harga jual kendaraan cuma AUD 100. Petugas sempat mengernyit. Saya bilang, “maklum mobil tua.”

Sesudah kendaraan berganti nama, saya membeli asuransi pihak ketiga. Maklum saja, kemampuan berkendaraan saat itu tidak terlalu bagus, jadi bila secara tidak sengaja saya kecelakaan dan melibatkan pihak lain, maka pihak asuransilah yang akan membayarkannya.

TRIK 3: Saat meregistrasi kendaraan, pihak otoritas jalan raya akan meminta bukti alamat tempat tinggal. Sekali lagi, berterima kasihlah pada semeta untuk Australia dan segala kemudahannya. Kalau kalian sudah membuka akun di bank, mintalah ke kepada layanan pelanggan untuk mencetak detil data kamu beserta alamat tempat tinggal. Bawalah lembaran tersebut bersama lembar BPKB, passpor, dan SIM internasional yang kalian miliki.

Pembayaran Pajak

Salah satu hal yang saya suka dari Australia adalah banyaknya kemudahan untuk para penduduknya. Untuk urusan pajak kendaraan, mereka memiliki beberapa opsi mulai pajak satu tahun atau enam bulan. Tetapi saya memilih membayar pajak satu tahun sekaligus. Alasannya, biar saya tidak perlu repot urus ini itu kemudian hari. Komponen pajak terdiri dari administrasi dan asuransi jalan raya. Untuk biaya administrasi dipatok sekitar AUD 300-an per tahun, sedangkan untuk asuransi banyak variabel yang bisa membedakan nilai yang harus dibayarkan.

Persyaratan pembayaran pajak adalah pink slip, asuransi, dan bayar administrasi ke kantor dinas perhubungan setempat, Road and Maritim Service (RMS). Untuk mendapatkan pink slip, sudah saya ceritakan di atas. Patut diingat, pink slip hanya berlaku untuk beberapa waktu, jadi perhatikan tanggal kadaluarsanya. Untuk urusan asuransi, bisa dilakukan setelah pink slip didapat. Ada banyak penyedia asuransi, semuanya bisa didapatkan dengan memasukan kata kunci “NSW Rego Insurance”. Saya sendiri memelih GIO cuma gara-gara pemilik sebelumnya memakan provider yang sama.

Setelah bayar asuransi, saya sedikit menyesal karena seharusnya saya memilih NRMA yang akan membayarkan asuransi jalan raya kepada siapapun pengemudi kendaraannya, sementara GIO hanya akan membayarkan asuransi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat pengemudi adalah mereka yang tercatat sejak awal. Untuk proses pembelian premi asuransi semuanya dilakukan secara online, kita hanya perlu menunggu beberapa hari sampai pihak asuransi lapor kepada RMS.

Jika pink slip dan asuransi sudah selesai urusannya, langkah selanjutnya hanya perlu datang ke RMS bersama semua berkas. Untuk asuransi tidak perlu menyertakan apa-apa karena sudah terdata di sistem RMS berdasarkan laporan pihak provider. Kita hanya perlu bayar uang administrasi.Sudah itu saja. Selesai.

Menjual Kendaraan

Ketika saya hendak menjual Dash, kami berada di negara bagian QLD. Lain ladang lain belalang. Proses jual beli pun jadi berbeda. Hukum QLD mewajibkan penjual untuk menyediakan surat layak jalan, Road Worthy Check (RWC). Surat tersebut berlaku selama dua bulan atau apabila jarak tempuh kendaraan lebih dari 2.000 km sejak RWC dikeluarkan. Jangan berani-berani pasang tulisan “FOR SALE” bila kamu belum punya RWC, alamat dapat “surat cinta” dari bapak polisi.

Meskipun nomor kendaraan saya masih NSW, saya tetap harus meminta RWC dari bengkel yang terdaftar di QLD. Biayanya lebih mahal dari NSW, saya harus merogoh kocek lebih dalam lagi sekitar AUD 72. Berbekal RWC, proses penjualan Dash cukup mudah, karena calon pembeli yakin bahwa kendaraan tersebut tidak bermasalah.

Sebelum menjual kendaraan, pastikan tidak ada tunggakan tilang. Bagi penjual sih mungkin tidak ada masalah bila tidak membayar, tetapi akan menyulitkan pihak pembeli yang karena mereka tidak bisa mengganti nama kendaraan tersebut.

Mengecek detil identitas pembeli adalah sebuah keharusan, supaya tidak ada masalah ke depannya. Setelah jual beli berhasil, segerakan mengirim BPKB bagian pembeli ke RMS. Karena saat itu saya berada di QLD saya langsung kirim surat tersebut denga pos ekspress, sehari sampai. Kenapa tergesa-gesa? karena saya ingin pihak RMS mencatat bahwa saya bukan lagi pemilik kendaraan tersebut. Jika ada pelanggaran terjadi yang melibatkan Dash setelah serah terima kunci, maka saya bukanlah pihak yang bertanggung jawab.

TRIK 3: Jangan jual kendaraan kalian pada orang Asia. Bukan saya bermaksud rasis, tetapi sungguh tidak mudah meyakinkan orang Asia untuk membeli kendaraan saa. Keinginan mereka segudang; harus ada AC, irit bahan bakar, transmisi otomatis, bersih, dan banyak lagi. Dash tidak berpendingin juga transmisinya manual.Gara-gara itu, mereka menawar dengan harga yang cukup rendah. Beruntung saya mendapat pembeli dari dataran Eropa yang tidak peduli dengan dua kekurangan Dash dan mengapresiasi kondisi mesin serta peralatan masak, alat pancing, perlengkapan tidur, juga kursi untuk berkemah yang menjadi hak mereka setelah membeli Dash.

Bagaimana terlihat mudah, ya? Memang mudah, kok, saya sudah buktikan sendiri.

Iklan

2 Replies to “Jual Beli Kendaraan di Australia”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s