Y Tu Mamá También: Jawaban Dari Sebuah Perjalanan

6vld3f1
Sutradara: Alfonso Cuarón
Naskah: Alfonso Cuarón, Carlos Cuarón
Narasi: Daniel Giménez Cacho
Pemain: Gael García Bernal , Diego Luna, Maribel Verdú
Genre: Drama
Rilis: 8 Juni 2001

 Julio (Bernal) dan Tenoch (Luna) merupakan sepasang sahabat karib usia 17-an yang tinggal di Mexico City, Meksiko. Layaknya anak muda seusianya kedua pemuda tersebut selalu tertantang melakukan hal-hal yang tidak biasa.
Ketika pasangan masig-masing pergi ke Eropa, Julio dan Tenoch pun tidak mau diam. Keduanya berusaha mendekati seorang wanita bernama Julia (Verdu) yang ditemui saat acara keluarga Tenoch. Kedua remaja tersebut mengeluarkan jurus persuasi agar Luisa mau turut pergi ke pantai Boca del Cielo (Heaven’s Mouth). Pantai imajiner tersebut hanya sebuah pancingan agar Luisa tertarik.
Luisa mengaku sudah bersuami yang tak lain adalah sepupu Tenoch. Oleh karena itu ia pun menolak ajakan kedua bocah di bawah umur tersebut. Namun, keputusannya berubah saat mendengar pengakuan bahwa suaminya telah berselingkuh. Luisa pun langsung mengontak Tenoch untuk mengetahui apakah ajakan ke pantai tersebut masih berlaku atau tidak.
Keesokan harinya Julio, Tenoch dan Luisa menembus kota dan desa Meksiko. Meski Julio dan Tenoch selalu menyebut tujuan mereka adalah Boca del Cielo, mereka tidak pernah tahu keberadaannya. Jadi bisa dikatakan mereka berjalan tanpa tujuan.
Selama perjalanan ketiganya saling bercerita tentang kisah hidup masing-masing. Luisa menuturkan kisah kematian cinta pertamanya, sementara Tenoch dan Julio membeberkan siapa saja yang pernah mereka tiduri.
Konflik terjadi saat Julio tanpa sengaja melihat Luisa dan Tenoch berhubungan intim di kamar hotel. Kemudian Tenoch menemukan Julio gundah, ia berusaha menenangkan karibnya tersebut. Saking tidak bisa mengotrol emosi Julio mengaku kalau ia pernah meniduri kekasih Tenoch. Hubungan persahabatan keduanya mulai retak.
Keesokan harinya suasana dalam mobil berubah aneh. Tenoch dan Julio saling cuek. Sampai suatu kesempatan Tenoch juga mengaku pernah meniduri kekasih Julio. Adu mulut keduanya tak terelakan, saling mencaci. Luisa yang kesal mengancam pergi meninggalkan kedua ABG tersebut.
Ancaman Luisa berhasil membuat Tenoch dan Julio meredam emosi. Perjalanan pun dilanjutkan sampai mereka menemukan sebuah pantai dan memutuskan untuk menghabiskan waktu bersantai di sana. Namun, ternyata masa relaksasi tersebut justru membuka rahasia yang selama ini ditutup rapat oleh ketiganya.
***
Film ini merupakan favorit saya sepanjang masa karena beberapa alasan; Bernal, Bernal, Bernal, Bernal, Bernal, Luna, Cuaron dan ceritanya memang ciamik.
Saat zaman kuliah dulu saya tergila-gila akan Bernal. Duh, maaaak, cakep banget. Saya lupa dari film apa saya mengenal Bernal. Makanya ketika baca majalah film yang membahasa film ini dan menemukan nama Bernal saya langsung mencari filmnya dan memang tidak mengecewakan.
Film drama yang berlatar road trip ini sangat realistis. Mulai dari skenario hingga akting para aktor. Cara pengambilan gambar yang dinamis pun membuat penonton menjadi bagian dalam scene film ini. Mungkin hal tersebut karena efek pengambilan  gambar ala film dokumenter dengan teknik handheld.
Bernal dan Luna yang memang sahabat dalam keseharian bermain sangat apik dalam film ini. Sayapun makin cinta pada Bernal. Sang sutradara pun patut diacungi jempol, saya suka warna yang ditonjolkan sepanjang film. Buat saya karya Cuaron seperti oase karena saat itu acuan saya hanya film-film Hollywood. Karya Cuaron lainnya yang juga favorit saya adalah Harry Potter and The Prisoner of Azkaban. Duh, pinter banget doi bermain makna dalam tiap adegan.
Saat kali pertama menonton film ini saya hanya sebatas menikmati tanpa dapat mengaitkannya dengan kehidupan sendiri. Sekarang tentunya berubah karena saya punya pengalaman dan sedikit banyak bisa berkorelasi dengan perasaan para tokoh. Well, melakukan perjalanan dengan orang terdekat pasti akan membuka “kedok” yang selama ini tertutup.
Wajah asli tersebut dapat berakibat positif maupun negatif terhadap hubungan kita dengan orang terdekat. Kalau saya sendiri malah sudah bikin daftar teman dekat yang tidak akan saya ajak jalan bareng lagi. Alasannya karena saya tidak mau hubungan kami malah memburuk gara-gara bepergian bersama. Sifat seseorang pasti akan berbeda saat berada di luar zona nyaman. Dan, perjalanan adalah bentuk dari keluar dari zona nyaman tersebut.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s