Bibia Be Ye Ye! Ketemu Ed Sheeran di Bogota

Semua ini bermula gara-gara seorang teman curhat galau tentang kemungkinan Ed Sheeran Divide Tour 2017 di Jakarta. Saya yang saat itu sedang berada di ujung lain dunia langsung nelangsa. Komentarpun saya lontarkan pada si teman. Dan, balasan si teman berikutnya lah yang bikin saya kembali semangat.

“Dia bakal mampir ke Kolombia!”

J E N G – J E N G

Dalam web resmi Ed ternyata memang ada jadwal konser pada 2 Juni 2017. Tiba-tiba saya bisa merasakan aliran darah mengalir pada tiap nadi. Ini beneran loh. Saya sampai bergidik sendiri. Soalnya, beberapa hari sebelum tahu soal konser ini saya sempat keceplosan “ih, pengen nge-gigs deh!”

Sebagai catatan, saya ini enggak pernah nonton konser-konseran. Ngebayangin harus diri dempet-dempetan sama orang enggak dikenal tuh bikin geli. Ini saya cuma nulis aja kegelian sendiri. Tapi, hey ini Ed!

Harga tiket masih cukup wajar, walaupun setara dengan biaya makan mewah buat dua minggu. Lagian saya akan berulang tahun sebulan setelah konser Ed ini, ya itung-itung hadiah lebih awal buat diri sendiri. Sebagai penganut “utamakan kebahagian diri sendiri” maka kesempatan pun tak saya sia-siakan.

Untitled design (7) (1).png

Apalah Arti Hidup Tanpa Drama

Saya memberitahukan perihal konser Ed Sheeran pada seorang teman yang ada di Bogota. Handi, begitu ia biasa dipanggil, langsung bilang bakal ikut nonton juga, padahal saya enggak ngajak loh. Hihihi… Tapi ya seru juga sih ada temennya daripada sendirian.

Beberapa hari kemudian, Handi mengabarkan kalau dia sudah membeli tiket. Sementara saya masih itung-itung perkiraan pengeluaran. Maklumlah, saya tinggal sekitar 9 jam perjalanan bus dari Bogota. Sudah pasti saya harus mengeluarkan biaya transportasi, akomodasi, dan juga makan. Nah, ketika perhitungan sudah mantab, langsunglah saya coba beli tiket secara online.

Dan, GAGAL!!!!

Kali kedua, hasilnya sama. Kali ketiga, hasilnya tidak berbeda. Berkali-kali berikutnya tetap tak ada hasil menyenangkan.

Ternyata masalah utamanya adalah kartu kredit saya yang keluaran bank di Indonesia ditolak oleh merchant. Nyebelin! Usut punya usut ternyata peluang transaksi online dengan kartu kredit keluaran bank asing di Kolombia untuk ditolak sangat besar. Ya ujung-ujungnya saya ngutang ke Handi untuk beli tiket.

Siapa Cepat Dia Dapat

Dikarenakan saya gagap sama yang namanya konser, pertanyaan pun saya ajukan di grup Couchsurfing tentang kapan asiknya sampai di arena pertunjukan. Konon pintu masuk baru dibuka pada pukul lima sore, tapi ada loh, kata anggota Couchsurfing, yang bakal antri masuk pukul dua siang. Sementara Ed baru akan tampil pukul delapan malam.

Saya cuma bisa bengong. Ngapain cepet-cepet amat, sih? Demi dapat posisi sempurna, jawab si anggota Couchsurfing.

Berhubung saya baru sampai Bogota pagi pada hari yang sama konser berlangsung, saya langsung berbaring di kamar hostel demi memulihkan tenaga. Barulah pukul lima saya memutuskan untuk bangun dan berangkat ke Parque Simon Bolivar yang berjarak cuma 20 menit dengan bus dari tempat saya menginap.

Untitled design (4) (1).png
Muka puas selesai nonton

Namun, baru pukul 6.30 saya masuk ke arena konser. Karena apa? Karena main petak umpet dulu sama Handi. Kami datang terpisah dalam waktu hampir bersamaan, tapi doi salah pintu masuk dan harus jalan memutar lagi untuk sampai di pintu masuk sebenarnya dimana saya berada saat itu.

Lapangan sudah penuh saudara! Setidaknya ada 10.000-an penonton, ini berdasarkan jumlah tiket yang dijual. Gara-gara dateng telat kami kebagian deretan paling belakang. Beneran eggak ada siapa-siapa lagi di belakang kami. Sedih.

Semua Karena Rupert Grint

Sebenarya sih, saya bukan penggemar berat Ed Sheeran. Lagu dia yang ada di playslist saya cuma Lego HouseYou Need Me, I Don’t Need You, dan Thinking Out Loud. Sementara lagu-lagunya yang lain cuma sering didengar karena saran YouTube. Udah sebatas itu doang. Tapi saya memang bisa menikmati lagu-lagu Ed.

Perkenalan saya dengan Ed itu bermula dari Lego House. Ketertarikan bukan karena lagunya yang menarik, tetapi karena bintang video klipnya adalah RUPERT GRINT. Semesta tahu betapa besar ketertarikan saya pada si pemeran Ron Weasley dalam serial Harry Potter tersebut. Makanya, seorang teman memberikan tautan video klip Lego House saat dia melihat ada si rambut merah tampan ciamik memesona itu di video Ed Sheeran.

ed sheeran divide concert in bogota

Si Abang, pasangan saya, pun sempat meragukan niatan saya nonton. Sampai-sampai dia bikin kuis kecil-kecilan, kalau dapat nilai bagus artinya saya pantas menghabiskan sejumlah uang untuk konser tersebut. Pertanyaan kuisnya antara lain saya disuruh nyanyi dan sebutin judul lagu Ed Sheeran. Ya udah pasti saya enggak tahu banyak. Tapi hey siapa peduli! Hahaha

Balik lagi ke Parque Simon Bolivar. Tepat pukul delapan Ed naik panggung. Konser malam itu dibuka dengan Castle On The Hill. Tanpa aba-aba, para penonton langsung mengangkat ponselnya. Keki dong saya.

“PUT DOWN YOUR FCUKIN CELLPHONES!!!!!”

Enggak ada yang peduli teriakan saya dong. Salah juga sih, musik lagi kenceng-kencengnya mau dilawan sama suara cempreng saya. Tapi untungnya gak ada yang peduli sih, soalnya beberapa saat kemudian saya juga ikut-ikutan angkat kamera. 😛

Ya Tuhan! Suara Ed emang ciamik banget, kuping saya dimanjakan sekali. Mata saya? ya merem aja. Saya enggak bisa melihat panggung gara-gara banyak orang di depan saya berdiri, andai saja mereka duduk pasti saya bisa menikmati lagu pembuka tersebut.

ed sheeran divide concert

Handi punya akal panjang. Dia keluarkan ponsel dan membuka aplikasi kamera. Ponsel ditinggikan sampai pada posisi dimana panggung terlihat jelas di layar ponsel, lalu dia menikmati pertunjukan pembuka itu. Langkah cerdas untuk beberapa menit, karena setelah lagu kedua, tangan dan lehernya pegal. Hihihi…

Karena sebal tidak bisa melihat apapun, saya dan Handi memutuskan untuk berjalan ke tempat lain demi mendapatkan posisi terbaik dan beruntung kami menemukannya. Tak ada lagi tangan dan leher yang pegal karena panggung kali ini terlihat jelas. Barulah kami bisa menikmati dengan sebenar-benarnya penampilan Ed.

ed sheeran divide tour in bogota 2017ed sheeran divide tour

WOW!!! Sungguh ciamik performa Ed malam itu. Tapi, kok, kayaknya si Ed ini anaknya pendiem ya. Masa selama konser dia cuma bilang “sing along!”, “how are you Bogota?”, “I am glad to be here”. Yang paling panjang cuma ini, “I remember you are the loudest crowd that I’ve heard back in 2015. Let’s see how loud you guys are tonight!”. Selesai konser dia cuma bilang “te amo Bogota”.

Screenshot from 2017-06-08 21:10:05

Konser seharusnya berlangsung selama dua jam, tapi Ed udah cabut dari panggung pukul 9.40 malam. Dua puluh menit lebih cepat dibanding jadwal. Menurut Handi, Ed ngambek karena banyak penonton yang enggak hapal lagu-lagu Ed. Lah, masa iya sih? Bisa jadi sih, saat Ed meminta penonton untuk nyanyi memang enggak terdengar heboh. Bahkan ya, ketika Ed mengubah lirik Barcelona jadi Colombia pun yang teriak-teriak heboh dikit banget.

Setelah saya nonton beberapa video di Youtube yang kalau dilihat dari posisi pengambilan gambarnya berada di dekat panggung, ternyata penontonnya heboh. Kayaknya penonton bagian belakang aja yang adem-ayem. Mungkin mereka sama seperti saya, banyak enggak hapal lirik jadinya kalem. 😛

ed sheeran divide tour bogota 2017

Dari semua lagu yang dimainkan, saya paling menikmati Galway GirlI Am Feeling GoodI See Fire dan Photograph. Kalau untuk urusan set panggung saya paling terkesima saat Ed membawakan Sing dan You Need Me, I Don’t Need You. Kenapa? Karena warna yang dipakai tabrak-tabrakan dan bergerak cepat mengimbangi irama musik. Kerenlah pokoknya.

Kalau orang Kolombia sendiri sih, heboh saat Ed mengganti pakaiannya dengan kostum kesebelasan Kolombia yang kuning gonjreng itu loh.

ed sheeran divide tour bogota national team costume

Sampai sekarang saya masih sumringah setiap mendengar lagu-lagu Ed diputar. Bahkan kata si Abang saya terlihat sangat segar sekembalinya dari Bogota. Hahaha… mungkin ya ketika saya sedang butuh banget untuk bersenang-senang dan keluar dari rutinitas, eh ada konser ini. Bagai pucuk dicinta ulam pun tiba gitu.

FYI, gara-gara perjalanan singkat ke Bogota kemarin, saya merasa berenergi sekali. Dalam 24 jam berhasil nulis dua tulisan buat blog dan mengedit dua video. Semua itu diselesaikan di antara pekerjaan rutin seperti masak dan cuci pakaian. YEAAAAAAY!!!

Ternyata prinsip “utamakan kebahagiaan diri sendiri” itu penting banget untuk dipegang teguh. Karena bukan cuma diri sendiri yang bakal nerima efek sampingnya, tapi juga orang sekitar kita. Yuk ah mari berbahagia!

Iklan

8 Replies to “Bibia Be Ye Ye! Ketemu Ed Sheeran di Bogota”

  1. Jadi semua ini gara2 Rupert toh.. Ahahaha.. Tapi kalo diliat2 mirip jg Ed sama Rupert fii 😀 Sukaaa liat set punggungnya.. Cocok ya set punggungnya rame, orgnya kalem.. Aaah senang baca ini, videonya jg baguuus..

  2. Hahaha hadiah ulang tahun lebih awal ya. Selalu ada alasan untuk membela diri 😂

    Semoga The Ed Energy-nya awet lama, Kak. Biar ngebut terus nulisnya. Hahaha..

    Saya juga bukan tipe orang yang seneng dateng ke konser. Baru 2 kali, dan itu pun ‘cuma’ Copeland dan Mew. Walau ga hapal banyak lagunya, bener, ga peduli. Namanya seneng 😀

    1. oh iya dong harus ada pembenaran biar pas ngeliat kantong tipis gak sedih-sedih amat 😛

      kayak pernah denger ya itu copeland dan mew. anaknya kuper

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s