#CelotehTukangJalan: 7 Akun Instagram Favorit

Hari gini ya hidup tanpa sosial media itu bakal hampa. Saya sih merasa begitu, ya walau kadang-kadang sudah dikurangi sih ketergantungannya. Semua disebabkan oleh tingkat misuh-misuh sehabis melihat postingan tertentu yang tak enak di hati.

Daku lelah. Hatiku tak kuat.

Sosial media yang paling sering bikin misuh itu Facebook. Hal itu dikarenakan banyaknya tulisan. Jadi mau enggak mau lihat tulisan dulu baru lihat apa yang mengekor setelahnya; bisa tautan link berita atau foto. Jadi mau enggak mau pasti kebaca tulisannya. Inilah sumber petaka itu, keberadaan tulisan itu merupakan sumber masalah. Ya terutama kalau saya tidak sependapat dengan apa yang ada di postingan tersebut.

Beda banget sama Instagram yang urutannya foto dulu baru caption. Kalo yang satu ini sih saya betah mantenginnya, scroll down terus tanpa peduli caption. Terus double click. Asik!

Saya penyuka visual. Jadi mungkin karena itu ya saya menikmati unggahan foto-foto di Instagram. Benar dengan ungkapan “pictures speak million words“. Cuma ngeliatin foto saja kadang saya sudah mengerti dengan apa maksud si pengunggah. Jadi (kadang) tak perlu baca caption. Hihihi…

Aman dunia.

Eh… Tapi tunggu dulu. Walaupun foto itu bisa berdiri sendiri tanpa keterangan minimal (ini kalo fotonya punya kualitas yang bagus banget banget yaaa…), saya tetap suka membaca caption yang mengikutinya. Karena apa? Ya karena (seharusnya) selalu ada cerita menarik dari gambar-gambar tersebut. Misal ya, ada foto makanan yang memang terlihat enak digambar pasti bisa menggugah selera. Tapi rangkaian kata soal kelezatan makanan itu yang mengikuti foto tersebut bakal membuat yang membacanya tambah bernafsu untuk mencobanya. Ya enggak?

Contohnya nih, foto indomie goreng plus telur mata sapi bagi saya yang terakhir makan mie tersebut setahun yang lalu pasti bikin ngiler. Akan tambah parah kalau ada yang posting dengan caption “surga dunia”. Ngajakin berantem banget deh…

Dari sekian banyak akun Instagram yang saya ikuti ada beberapa akun yang menjadi favorit. Selain karena foto unggahan akun tersebut yang kece (gak cuma selfie), beberapa pemilik akun juga punya cerita yang menarik dan pandai menuturkannya. Jadilah saya suka.

O iya, blogpost kali ini posbar #CelotehTukangJalan soal akun Instagram favorit. Mampir dong buat baca tulisan Dita dan Ury. Joom!

Saat menulis ini, saya sambil lihat-lihat akun instagram yang saya ikuti. Duh ternyata agak sulit menentukan beberapa akun dengan tema perjalanan yang menjadi favorit. Selain soal keapikan pengambilan gambar, pemilihan warna, juga rangkaian kata, saya menyisihkan akun yang banyak sponsornya. Saya tidak suka iklan.

Ya sudah, daripada kepanjangan inilah akun-akun Instagram yang menarik perhatian saya.

Pratiwi Hamdhana (@pratiwiham)

View this post on Instagram

A year ago

A post shared by Pratiwi Hamdhana AM (@pratiwiham) on

Saya ngikutin profil Tiwi saat bareng-bareng WHV. Dia sih gak kenal saya, ya enggak penting juga sih kenal sama saya. Hihihi…

Tiwi pinter banget merangkai kata, bahkan untuk hal kecil sekalipun akan terasa besar. Selain itu, foto foto jepretan dia juga kece. Saya suka proyek fotonya saat masih menjadi Pengajar Muda dalam program Indonesia Mengajar. Tiwi yang ditugaskan di pedalaman Papua membuat proyek foto postcard from Papua yang kece.

Saya pernah menyarankan seorang teman untuk cek akun Instagram dan blog Tiwi. Kebetulan teman saya ini sedang mengejar beasiswa, nah, menurut saya, Tiwi yang juga pernah dapat Beasiswa Chevening bisa dijadikan contoh. Tapi teman saya enggak mau. Alasannya bikin minder kalau lihat orang yang sudah berhasil.

Saya diem doang dong.

Memang sih, siapa yang tidak jiper melihat “prestasi” orang lain. Namun, buat saya, pencapaian Tiwi ini ya enggak semerta-merta karena doi pinter ketulungan, tapi juga doi kerja keras untuk mendapatkan yang ia mau. Yaa, no pain no gain toh? Dan semua orang pun pasti bisa kaya Tiwi asal mau usaha. Ya kalau enggak mau kayak doi sih, ya enggak apa-apa juga. Bebas.

Drh. Nyomie dan Max (@Nyomiez)

Screenshot from 2018-04-04 15:43:21

Suka banget melihat petualangan ibu dan anak ini, seru-seruan naik gunung. Saya sih, gak kuat ya naik gunung, jadi jangan harap bisa bawa anak sekalian. Selalu saja ada cerita keren dibalik foto yang diunggah Nyomie.

Saya yang awam soal pendakian jadi ikutan belajar, bukan cuma Max. Salah satu yang saya ingat jelas itu bagaimana Max sudah tahu cara survival dan berbagi. Saat kehausan Max tidak akan langsung glek glek minum jatah air, tetapi dikumur dulu kemudian ditelan. Dengan cara seperti itu bikin haus cepat hilang karena semua rongga mulut basah.

Oh alasan lain kenapa saya suka akun ini ya karena Max tsakeeeeep. Tante suka! Hahahaha

Farid Firdaus (@faridfantasy)

Pernah enggak merasa nyaman saat melihat sebuah foto? Saya sering merasakan itu kala melihat akun Instagram Farid. Saya enggak bisa merincikan apa yang saya rasa tapi tone warna yang Farid pilih bikin saya senang dan tenang.

Saya selalu berpendapat kalau istilah jalan-jalan tuh enggak perlu diartikan bepergian dengan bujet berlebih. Pun tidak melulu ke tempat-tempat yang W.O.W. Nah, feed Instagram Farid ya seperti itu. Walaupun sekarang doi lagi di Australia, kayaknya enggak semua yang dia posting itu tempat wisata mainstream yang sudah banyak orang tahu.

Yanta Paramean (@anakpelosok)

Saya pernah bercita-cita jadi polisi hutan. Selain itu saya juga suka warna hijau. Mungkin karena alasan itulah saya menikmati tone yang dipilih oleh Yanta, hijau hutan. Adem dilihatnya. Kalau lihat feed Instagram Yanta, saya tiba-tiba merasa ada angin sejuk berhembus di sekitar saya.

Alexander Thian (@amrazing)

Yah yang ini sih enggak perlu penjalasan panjang lebar ya kenapa saya suka. FOTONYA KECE-KECE. Apalagi kalau Alex udah nulis caption yang dimulai dengan #Letmetellyoustory.

Nicholas Saputra (@nicholassaputra)

Untuk yang satu ini sih saya suka karena pemilik akunnya. Siapalah yang tak terlena dengan pesona Nicholas ya kan? Maka dari itu saya follow doi. Eh, ternyata akunnya jarang berisi foto muka, tetapi hasil jepretan Nicho saat dia melancong ke sini ke sana dan semuanya menariiiik.

Francezka Nangoy (@frannangoy)

Akun yang satu ini sih, sebenarnya didominasi dengan arsitektur ya. Francezka berdomisili di Jakarta jadi gedung-gedung yang ia ambil gambarnya ya yang ada di Jakara. Tapi dengan sudut pengambilan gambar yang berbeda, kadang membuat saya yang kenal dengan gedung tersebut jadi berpikir ulang “loh, kok, beda ya?” hahaha

Selain itu, Francezka ini orangnya sangat rapih. Jadi kalau lihat feed-nya kadang bikin simetric-gasm. Cek saja sendiri.

Nah, itulah tujuh akun Instagram yang selalu menarik perhatian saya. Dirimu bagaimana?

4 Replies to “#CelotehTukangJalan: 7 Akun Instagram Favorit”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s