Kesenian Bawah Tanah New York City

New York City bukan cuma menawarkan pesona kota megapolitan, tetapi juga kesenian jalanan yang pantas dinikmati. Saya sempat hanyut dalam sebuah pertunjukan yang ditawarkan seorang pengamen di stasiun kereta bawah tanah New York.

Iklan

Kembali Nyaman

Sudah lama sejak terakhir kali saya datang ke masjid. Sudah lupa rasanya betapa nyamannya berada di dalam masjid, hingga suatu kali saya berkunjung ke masjid terbesar di Kolombia. Dan rasa nyaman itu kembali saya rasakan.

Tur Transmilenio

Berawal dari keinginan yang cuma dianggap receh, akhirnya saya bisa menikmati tur dengan Transmilenio. Bus rapid di Bogota ini mengingatkan saya akan bus Transjakarta. Penampakannya memang sangat mirip, malah saya merasa seakan-akan sedang berada di Jakarta. Namun, Transjakarta ketinggalan banyak dibanding "kakaknya" tersebut.

Kurcaci di Negeri Raksasa

Nama kota New York tidak terdengar asing di kuping saya. Besar dan tumbuh dengan segala tontonan Hollywood membuat saya akrab dengan si Big Apple ini. Namun, siapa sangka si kota metropolitan ternyata sangat besar sampai-sampai membuat saya merasa berada di negeri para raksasa. Sementara saya, dalam negeri itu, hanya berperan sebagai kurcaci. Langkah kaki saya menyusuri …